Use Case Diagram Siklus Pengeluaran

Use Case Diagram Siklus Pengeluaran – Bagian 3. Perusahaan ini merupakan produsen sekaligus eksportir yang bergerak di bidang pembuatan mebel Alang-alang, eceng gondok, pisang dan sebagainya.

Bab 3 Analisis sistem yang sedang berjalan. Pak Eddy Jakarta. Ringkasan. Mutiara Electronic berlokasi di Ruko Taman Permata Buana

Use Case Diagram Siklus Pengeluaran

Standar Operasional Prosedur (SOP) CV. BS Jl. Lebak Indah No. 22, Surabaya Standard Operating Procedure Prosedur Sistem Persediaan

Pdf) Siklus Pendapatan Dan Pengeluaran Kel 3

. Bab IV hasil analisis dan pembahasan. A. Prosedur dalam sistem penjualan kredit. 1. Cara penjualan secara kredit dan piutang

Bab 3 Analisis sistem. Perusahaan dan hasil dari masalah ini. Yang masih disewa dari seseorang.

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Rekening Penjualan Tunai Pada CV Sambar Makmur LPG. : Yoshita Sheptyan npm:

Lampiran 1 Urutan persediaan stok. PT SUMBER REJEKI Jalan Gembong Sekohalan No. 14 Prosedur Operasional Standar Surabaya

Makalah Siklus Akuntansi Pengeluaran

Bab 3 adalah tentang analisis sistem. Perusahaan yang bergerak dibidang pengadaan handuk dan sprei

Bab 3 Analisis – Peristiwa Saat Ini. Pelat fotopolimer flexographic digunakan dalam produksi. PT Putra Mandiri PT. Kuil pribadi putra

Bab dan pendahuluan. Produk dari pemasok untuk mengantarkan produk yang akan dibeli atau dipesan. Persyaratan pelanggan dapat dipenuhi dengan tepat.

Bab III Metode penelitian. Manual tidak berisi proses akuntansi. Dua jenis data yang akan digunakan, yaitu:

Berikut Tabel Pendapatan Nasional Dan Jumlah Penduduk Negara Bulan

Bab 3 adalah tentang analisis sistem. PT mendirikan JDI dengan perusahaan lain bernama PT. kayu Maluku. P.T. Maluski

Diagram use case menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sistem. Penekanannya adalah pada apa yang dilakukan sistem, bukan bagaimana

BAB III ANALISIS SISTEM 1. Gambaran Umum Organisasi Informasi tentang sistem yang sedang berjalan sangat penting dalam proses pengembangan sistem informasi. Karena dari informasi ini, Anda dapat melihat seberapa besar sistem yang ada, apa yang ingin dicapai, dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan, tetapi tidak dapat menangani dengan sistem saat ini. Analisis sistem informasi akan membantu untuk mempelajari informasi tentang berfungsinya sistem. Oleh karena itu, melalui analisis sistem, seseorang dapat berharap untuk melihat bagaimana kebutuhan yang dipenuhi oleh sistem kerja dan kebutuhan yang tidak terpenuhi dapat ditangani dan diimplementasikan selama fase desain sistem. Sebelum menganalisis sistem pengadaan yang beroperasi pada koperasi tenaga kerja Rodamus Group, penulis akan menguraikan terlebih dahulu sedikit sejarah dan struktur organisasi perusahaan. Sejarah koperasi buruh Rodamus Group didirikan pada Juli 1990 dengan para pendiri sebagai berikut: Ir. H. Margona, Henrianta Susatio, Jarot Escadona, Arief Mateus Halim dan Edia Gunavan Tanujaya. Koperasi ini terdaftar sebagai badan hukum sesuai dengan Keputusan Pemerintah Daerah DKI No. 2566a/BH/I Departemen. Pada tahun 2006, jumlah karyawan hanya 5 orang. Saat ini jumlah anggota koperasi adalah 831 orang. Tempat kerja Koperasi Karyawan Rodamas Group terletak di Jalan Let. gen. S. Parman kov. 32 34 Slipi, Jakarta 11480. Koperasi Karyawan Rodamas Group berkomitmen untuk mensejahterakan anggotanya. Selama ini koperasi telah meningkatkan kualitas berbagai barang toko seperti: sembako dan juga menawarkan garmen untuk memenuhi kebutuhan anggotanya. Layanan katering utama disediakan melalui departemen toko, pembelian terutama dilakukan secara tunai. Pengembangan usaha toko meliputi perbaikan ruang toko yang ada untuk pengembangan usaha, mendesain ulang toko, menimbun barang-barang yang dibutuhkan anggota, dan memenuhi kebutuhan anggota melalui pembayaran tunai atau kredit. A. Struktur Organisasi Setiap perusahaan, besar atau kecil, harus memiliki struktur organisasi untuk melakukan kegiatan tersebut dengan baik dan akurat. Struktur organisasi mengacu pada pembagian kerja dan hubungan kerja dalam suatu organisasi melalui mana kerjasama yang harmonis antara bagian-bagian dalam organisasi diwujudkan. Dengan demikian, struktur organisasi adalah proses pelaksanaan dan pembagian tugas yang dilakukan, penggambaran tugas dan wewenang setiap bagian pekerjaan. Untuk informasi lebih lengkap mengenai struktur organisasi koperasi buruh Rodamas Group, lihat

See also  Pengeluaran Pemerintah Daerah Ditunjukkan Oleh Nomor

Anggota Dewan Ir. H. Margona adalah ketuanya. Ketua Sementara Soywandi Christina Wakil Ketua Ungul Dhian Legoo Sekretaris Juniant N. Ketua I Melati Shop Foreman A. Ketua Kuseni ADM Bendahara Anggur Way Chien Unorganization Formance Formant… 1 Struktur Organisasi Koperasi Pekerja Rodamus Group

Sistem Informasi Akuntansi Siklus Pendapatan Dan Persediaan Pada

Tugas dan tanggung jawab masing-masing unit adalah sebagai berikut: 1) Konselor a) Memberikan kepemimpinan dan keteladanan kepada stafnya. b) Mengambil keputusan atas masalah-masalah yang dianggap penting bagi kelancaran operasional koperasi. 2) Kepala Inspektur a) Mengawasi semua tindakan kolektif. b) Mengambil keputusan atas masalah-masalah yang dianggap penting bagi kelancaran operasional koperasi. 3) Pengurus 1 a) Membantu tugas pengawasan Ketua dalam mengawasi seluruh kegiatan Koperasi. b) Mengambil keputusan atas masalah-masalah yang dianggap penting bagi kelancaran operasional koperasi. 4) Ketua a) Mengawasi semua kegiatan bersama. b) Pengurusan, koordinasi dan pengendalian atas kegiatan koperasi dan anggotanya. b) Menerima laporan kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing departemen. c. Menandatangani dokumen penting. d) Memberikan laporan akhir tahun kepada anggota. f) Mengambil keputusan atas masalah-masalah yang dianggap penting bagi kelancaran operasional koperasi. g) Memberikan kepemimpinan dan panutan kepada karyawannya. 5) Wakil Ketua a) Membantu Ketua dalam melaksanakan pekerjaan. b) Mengatur koperasi menurut hasil-hasilnya. c) Mewakili Ketua dalam ketidakhadirannya. d) Memperhatikan segala kekurangan yang ada pada koperasi. e) Memberi tahu manajer tentang masalah yang tidak dapat diselesaikan. 6) Sekretaris a) Membantu Ketua Umum dalam pelaksanaan pekerjaan. b) Korespondensi dan organisasi kegiatan administrasi koperasi. c) Membuat catatan tentang kemajuan atau kekurangan koperasi. d) Pindahkan poin-poin penting ke kepala. e) Membuat pengumpulan data umum.

See also  Pengeluaran Pk 888 Hari Ini 2021

7) Bendahara a) Mencatat transaksi pembayaran ke pemasok > 1 juta rupiah. b) Menyetorkan uang tunai. c) Penerimaan tagihan dari anggota melalui staf. d) melakukan nama samaran moneter. e) Penyusunan laporan keuangan. 8) Manajer toko a) Pengendalian kegiatan pembelian. b) Menyiapkan surat dengan urutan barang. c) Membuat laporan pembelian. d) Verifikasi dan perbandingan dokumen atas transaksi yang berkaitan dengan pembayaran dana kepada koperasi. e) Pengendalian penerimaan, pengeluaran dan tanggung jawab persediaan. 9) Staf toko a) Manajemen penjualan. b) Mencatat pesanan dari pelanggan. c.Membuat laporan penjualan. d) Pemeriksaan dan verifikasi stok barang. e) Verifikasi dan rekonsiliasi dokumen atas transaksi yang berkaitan dengan pendapatan koperasi. 10) Kabag Tata Usaha a) Mendaftar transaksi pembayaran pemasok < 1 juta b) Mendaftar transaksi simpan pinjam anggota. c) Mendaftarkan operasi pengambilan simpanan khusus dan sukarela. d) Pengembalian seluruh dana (simpanan/pinjaman) jika terjadi penarikan anggota. 11) Staf administrasi a) Mencatat semua transaksi moneter. b) Pendaftaran kegiatan simpan pinjam anggota. c) Menyimpan bukti laporan penjualan dan pembelian. 12) Kepala Bagian Penerangan a) Menyampaikan informasi penting kepada pegawai koperasi. b) Menyampaikan informasi penting kepada anggota koperasi.

2. Deskripsi prosedur Tahapan membuat urutan prosedur berhubungan dengan prosedur yang ada dalam sistem pengadaan produk, yaitu sebagai berikut: a. Barang yang dipesan berdasarkan data yang masuk dari gudang Data pesanan untuk barang yang tidak ada stok. Bagian pembelian menghubungi pemasok untuk melakukan pemesanan pembelian, memberikan bukti berupa surat pesanan pembelian kepada pemasok. b. Menerima dan membayar barang. Penerimaan barang didasarkan pada invoice yang dikirimkan kepada pemasok, yang dikirimkan bersama-sama dengan barang yang dipesan melalui bagian pengangkutan, kemudian dilakukan pengecekan kesesuaian barang dengan yang dipesan. Pembayaran dilakukan berdasarkan label yang diterima dari pemasok. Jumlah yang tercantum dalam catatan sesuai dengan jumlah dan jenis barang yang diterima. Pemasok mengeluarkan tanda terima sebagai bukti pembayaran. Dalam. Penyusunan laporan Laporan yang disusun merupakan laporan pembelian barang, yang dapat dilihat dari catatan laporan. Laporan akan dikirim ke ketua. 3. Analisis Proses Berdasarkan uraian proses di atas, tenaga penjualan melakukan kegiatan-kegiatan berikut selama pelaksanaan transaksi penjualan yang dijelaskan oleh bagan aktivitas: a. Bagan Aktivitas Pemesanan Barang Bagian Gudang Bagian Mulai Pembelian Pemeriksaan Persediaan Pemasok [Masih Ada] [ Rendah ] Membuat Permintaan Pembelian Barang SP Get SP Stop Gambar III-2 Bagan Aktivitas Pemesanan Barang

See also  Pengeluaran Hk 2015 Sampai 2021

B. Gambar menerima dan membayar produk. Pemberi. Departemen pengadaan. Kepala. uang Pengiriman produk dan SJ. Memeriksa apakah SP cocok. Diberitahukan [Tidak] [Ya] Tanda Tangan SJ [Jumlah no. SP.] [Jumlah = SP.] Tanda tangan. penerimaan tanda terima. buat resi pembayaran Kwitansi kwitansi Langganan Kwitansi kwitansi Stop Gambar III – 3 Skema kwitansi produk dan operasi pembayaran

Bab Iii Analisa Sistem

Dalam. Activity Chart Membuat Laporan Bagian Pembelian Start Note Check Note Buat Laporan Close Purchase Report Gambar III – 4 Membuat Activity Chart Report 4. Analisis Output Analisis output yang dihasilkan oleh sistem yang sedang berjalan adalah sebagai berikut : 1. Nama Output : Daftar Pesanan Fungsi : Supplier Siapa untuk pemesanan barang dari Media: Kertas untuk distribusi: Supplier, Berkas berganda: 1 (satu) lembar Frekuensi: Setiap kali barang diminta dari gudang Volume: 3 (tiga) per bulan Format: Lihat. Lampiran A 1 Keterangan : Berdasarkan hasil analisis informasi persediaan : Memadai untuk keperluan analisis 2. Nama hasil : Laporan pembelian Fungsi : Sebagai laporan untuk mengelola pembelian produk pada periode tersebut Media : Kertas untuk pendistribusian : Manual, duplikat Arsip: 1 (satu) huruf Frekuensi: Bulanan Volume: 1 (satu) per bulan Format: lihat Lampiran A 2

Informasi terperinci tentang hasil analisis: diberikan kepada CEO pada akhir setiap bulan, termasuk operasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Winlive4D